reviewfilm.net review film terbaik review film terbaru pencarian jalan pulang lion 2016 poster film lion berita film 2019

Pencarian Jalan Pulang, Lion (2016)

reviewfilm.net – review film terbaik – review film terbaru –

Dalam 2 minggu terakhir ini pasti buat para pecinta film sangat tidak asing dengan judul film “Moonlight”, “La la land”, dan “Lion”, judul film tersebut  merupakan tiga film yang masuk dalam nominasi piala Oscar (2017) kemarin.

Dalam review kali ini, kita akan coba review film Lion (2016), sebuah film yang mendapat 6 nominasi dalam Oscar 2017.

Lion adalah film drama Australia-Amerika Serikat-Inggris yang disutradarai oleh Garth Davis dan dikarang oleh Luke Davis.

Film ini merupakan sebuah adaptasi dari buku “A Long Way Home“, karangan Saroo Brierley.

Buku tersebut berisikan pengalaman yang dirasakan sendiri oleh si penulis,

Jadi film Lion ini bisa dibilang merupakan film yang diambil dari kisah nyata atau “Based on True story

Film ini merceritakan tentang kehidupan Saroo kecil (Sunny Pawar) yang hidup bersama ibu dan kakaknya Guddu (Abishek Bharate),

kehidupan mereka bisa dibilang sangat miskin, Guddu, sebagai anak tertua suka membantu ibunya untuk mencari penghasilan tambahan.

Saroo yang masih kecil terkadang memaksa ingin ikut untuk membantu Guddu bekerja.

Film Lion (2016) diambil dari kisah nyata Saroo yang mencari jalan pulang ke pangkuan ibunya

Sehari-hari, Guddy dan Saroo mengerjakan apa saja untuk mendapatkan penghasilan tambahan,

mulai dari membantu mengangkat koper di stasiun, hingga menjual batu bara hasil curian dari kereta barang.

Garth Davis berhasil berhasil meracik scene-scene yang manis untuk menunjukan penonton kedekatan antara Saroo dan Guddu.

Jujur racikan dari Mr. Garth ini telah membuat penulis sedikit tersenyum haru melihat kedekatan antara mereka berdua.

reviewfilm.net review film terbaik review film terbaru pencarian jalan pulang lion 2016

Setelah kira-kira satu jam kita melihat kehidupan Saroo yang miskin namun hangat,

emosi penonton akan langsung dibanting oleh adegan Saroo yang tertidur di salah satu gerbong kereta dan dibawa ribuan kilometer entah kemana.

Jujur Sunny Pawar sangat baik dalam memerankan Saroo saat masih kecil, ekspresi yang sedikit datar namun penuh emosi bisa kita lihat dalam penampilan dirinya dalam film ini.

Sebuah alur yang cepat dapat kita lihat dalam adegan saroo yang tersesat hingga dia diadopsi oleh sebuah keluarga yang tinggal di Australia,

mungkin adegan tersebut bukan hal yang besar, sehingga dibuat alurnya sedikit cepat.

Film Lion (2016)  merupakan film untuk mempromosikan Google Earth

Setelah adegan adopsi itu, akan ada sebuah loop waktu yang membawa penonton melihat kehidupan Saroo saat sudah dewasa, Saroo dewasa ini dimainkan oleh Dev Patel.

Kerinduan dari Dev Patel dengan kampung halama, membawa dirinya untuk menyelidiki masa lalunya.

Dengan pengetahuan yang sangat minim, ia mencoba menelaah lokasi tempat tinggal dalam ingatanya dibantu dengan Google Earth.

reviewfilm.net review film terbaik review film terbaru pencarian jalan pulang lion 2016 dev patel

Buat kalian yang berpikir bahwa film ini adalah film untuk promosi google earth. Menurut penulis hal itu benar, ada beberapa penulis di website lain yang berkata bahwa ini bukan film untuk promosi google earth, namun menurut kami reviewfilm.net, hal itu adalah benar.

Dalam film ini secara tidak langsung pikiran kita dibuat berpikir bahwa Google Earth bisa menemukan APAPUN, disaat hal tersebut masi ada di “Earth“/Bumi, ya itu masi teori sih,

Alur pencarian “Jalan Pulang” Saroo ini dibuat menarik oleh Garth Davis,

momen dimana Saroo menggeser kursor layarnya,  lalu disambung dengan scene dia berjalan di jalan yang digeser kursor itu akan membuat penonton terkesima.

Pertemuan saroo dengan “Jalan Pulangnya” merupakan klimaks kedua yang bisa diberikan oleh Garth Davis dalam film ini.

Dan memang film ini layak masuk dalam 6 kategori nominasi piala Ocar 2017.

salam

Evans Hutagalung

Post Author: Evans Hutagalung

Berikan Komentar Anda